Menampilkan related post WordPress (artikel terkait) di akhir sebuah post adalah cara ampuh untuk membuat pengunjung membaca lebih banyak dan menurunkan bounce rate. Menariknya, Anda bisa membuat fitur ini tanpa plugin, sehingga situs tetap ringan.
Strategi: Berdasarkan Kategori yang Sama
Pendekatan paling umum adalah menampilkan artikel lain dari kategori yang sama dengan artikel yang sedang dibaca. Berikut kodenya, biasanya diletakkan di single.php:
<?php
$kategori = wp_get_post_categories(get_the_ID());
if ($kategori) {
$q = new WP_Query(array(
'category__in' => $kategori,
'post__not_in' => array(get_the_ID()), // kecualikan artikel ini
'posts_per_page' => 4
));
while ($q->have_posts()) {
$q->the_post();
echo '<a href="' . get_permalink() . '">' . get_the_title() . '</a><br>';
}
wp_reset_postdata();
}
?>
Memahami Kodenya
Kunci di sini adalah parameter category__in (ambil dari kategori yang sama) dan post__not_in (jangan tampilkan artikel yang sedang dibaca). Tanpa yang kedua, artikel bisa muncul sebagai “terkait” dengan dirinya sendiri.
Alternatif: Berdasarkan Tag
Untuk relevansi yang lebih spesifik, Anda bisa memakai tag sebagai gantinya, dengan mengambil tag lewat wp_get_post_tags() dan memakai parameter tag__in.
Jangan Lupa wp_reset_postdata()
Setelah menjalankan custom query dengan WP_Query, selalu panggil wp_reset_postdata(). Melewatkannya bisa merusak loop utama halaman dan menyebabkan konten tampil salah.
Kesimpulan
Fitur related post WordPress buatan sendiri lebih ringan daripada plugin dan efektif meningkatkan keterlibatan pembaca. Kuncinya adalah WP_Query dengan filter kategori/tag, dan jangan lupa mereset post data setelahnya.
Referensi: untuk penjelasan lebih mendalam, kunjungi dokumentasi resmi WordPress.

