Menyimpan data hanya berguna jika kita bisa menampilkannya kembali. Proses mengambil data dari database disebut select data MySQL, menggunakan perintah SELECT. Ini adalah operasi yang paling sering dilakukan dalam sebuah aplikasi.
Mengambil dan Menampilkan Semua Data
<?php
$hasil = $koneksi->query("SELECT * FROM pengguna");
while ($baris = $hasil->fetch_assoc()) {
echo $baris["nama"] . " - " . $baris["email"] . "<br>";
}
?>
Tanda * berarti “semua kolom”. Fungsi fetch_assoc() mengambil satu baris sebagai array asosiatif, dan while mengulanginya hingga semua baris habis.
Memilih Kolom Tertentu
Untuk efisiensi, sebaiknya ambil hanya kolom yang dibutuhkan, bukan selalu *:
SELECT nama, email FROM pengguna;
Menghitung Jumlah Baris
<?php
$hasil = $koneksi->query("SELECT * FROM pengguna");
echo "Total pengguna: " . $hasil->num_rows;
?>
Select dengan Prepared Statement
Jika query menyertakan input pengguna (misalnya mencari berdasarkan id), gunakan prepared statement:
<?php
$stmt = $koneksi->prepare("SELECT * FROM pengguna WHERE id = ?");
$stmt->bind_param("i", $id);
$id = 5;
$stmt->execute();
$data = $stmt->get_result()->fetch_assoc();
echo $data["nama"];
?>
Memeriksa Apakah Data Ada
<?php
if ($hasil->num_rows > 0) {
// ada data, tampilkan
} else {
echo "Belum ada data.";
}
?>
Kesimpulan
Perintah SELECT adalah inti dari select data MySQL. Kombinasikan dengan klausa seperti WHERE, ORDER BY, dan LIMIT (yang dibahas di artikel berikutnya) untuk menyaring dan mengurutkan hasil sesuai kebutuhan.
Referensi: untuk penjelasan lebih mendalam, kunjungi dokumentasi resmi PHP (php.net).

