Setelah database siap, langkah berikutnya adalah membuat tabel MySQL. Tabel adalah tempat data disimpan secara terstruktur dalam bentuk kolom-kolom dengan tipe data tertentu. Panduan ini menjelaskan cara membuat tabel dari PHP beserta konsep pentingnya.
Perintah CREATE TABLE
<?php
$sql = "CREATE TABLE pengguna (
id INT(11) AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY,
nama VARCHAR(100) NOT NULL,
email VARCHAR(100),
dibuat TIMESTAMP DEFAULT CURRENT_TIMESTAMP
)";
if ($koneksi->query($sql)) {
echo "Tabel berhasil dibuat";
} else {
echo "Error: " . $koneksi->error;
}
?>
Memahami Tipe Data
Memilih tipe data yang tepat penting untuk efisiensi. Berikut yang paling umum:
| Tipe | Kegunaan |
|---|---|
INT | Bilangan bulat (id, umur) |
VARCHAR(n) | Teks pendek hingga n karakter |
TEXT | Teks panjang (artikel) |
DATE / TIMESTAMP | Tanggal dan waktu |
DECIMAL(10,2) | Angka desimal (harga) |
Primary Key dan AUTO_INCREMENT
Setiap tabel sebaiknya memiliki primary key — kolom yang menjadi pengenal unik tiap baris, biasanya bernama id. Dikombinasikan dengan AUTO_INCREMENT, nilainya akan bertambah otomatis setiap ada data baru, sehingga Anda tidak perlu mengaturnya manual.
NOT NULL dan DEFAULT
NOT NULL memaksa sebuah kolom wajib diisi, sedangkan DEFAULT memberi nilai bawaan jika tidak diisi. Keduanya membantu menjaga kualitas data.
Kesimpulan
Dengan CREATE TABLE, Anda dapat membuat tabel MySQL lengkap dengan tipe data, primary key, dan aturan kolom. Rancang struktur tabel dengan cermat sejak awal karena ini menjadi fondasi seluruh aplikasi Anda.
Referensi: untuk penjelasan lebih mendalam, kunjungi dokumentasi resmi PHP (php.net).

