Data yang tersimpan sering kali perlu diubah — pengguna mengganti email, harga produk diperbarui, atau status pesanan berubah. Proses mengubah data yang sudah ada disebut update data MySQL, menggunakan perintah UPDATE. Panduan ini menekankan cara melakukannya dengan aman.
Perintah UPDATE Dasar
<?php $sql = "UPDATE pengguna SET email = 'baru@contoh.com' WHERE id = 1"; $koneksi->query($sql); ?>
PERINGATAN PENTING: Jangan Lupa WHERE!
Ini kesalahan paling berbahaya bagi pemula. Perhatikan: jika Anda menjalankan UPDATE tanpa klausa WHERE, maka SEMUA baris di tabel akan ikut berubah:
-- BERBAHAYA! mengubah email SEMUA pengguna UPDATE pengguna SET email = 'x@x.com';
Selalu sertakan WHERE untuk menargetkan baris tertentu.
Update dengan Prepared Statement
Karena nilai baru dan kondisi biasanya dari input pengguna, gunakan prepared statement:
<?php
$stmt = $koneksi->prepare("UPDATE pengguna SET email = ? WHERE id = ?");
$stmt->bind_param("si", $email, $id);
$email = "baru@contoh.com";
$id = 1;
$stmt->execute();
echo $stmt->affected_rows . " baris diperbarui";
?>
Memperbarui Beberapa Kolom Sekaligus
UPDATE produk SET harga = 15000, stok = 50 WHERE id = 3;
Memeriksa Hasil Update
Properti affected_rows memberi tahu berapa baris yang benar-benar berubah, berguna untuk memastikan update berhasil.
Kesimpulan
Saat melakukan update data MySQL, dua aturan emasnya adalah: selalu targetkan baris dengan WHERE, dan gunakan prepared statement untuk keamanan. Melewatkan WHERE bisa merusak seluruh data Anda dalam sekejap.
Referensi: untuk penjelasan lebih mendalam, kunjungi dokumentasi resmi PHP (php.net).

