Sintaks Dasar PHP: Aturan Penulisan Kode PHP

Setiap bahasa pemrograman memiliki aturan penulisannya sendiri, dan itulah yang disebut sintaks PHP. Memahami aturan dasar ini penting agar kode Anda dapat dijalankan tanpa error. Panduan ini membahasnya dengan sederhana.

Tag Pembuka dan Penutup PHP

Semua kode PHP harus berada di antara tag pembuka <?php dan tag penutup ?>. Apa pun di luar tag ini dianggap sebagai HTML biasa:

<?php
// kode PHP ditulis di sini
echo "Ini PHP";
?>

Menampilkan Output

Untuk menampilkan sesuatu ke layar, gunakan echo:

<?php
echo "Selamat belajar PHP!";
?>

Pentingnya Titik Koma

Setiap pernyataan (statement) di PHP harus diakhiri dengan titik koma ;. Melupakannya adalah penyebab error paling umum bagi pemula:

<?php
echo "Baris pertama";
echo "Baris kedua";
?>

Menulis Komentar

Komentar adalah catatan yang diabaikan PHP, berguna untuk menjelaskan kode. Ada dua gaya:

<?php
// ini komentar satu baris

/* ini komentar
   beberapa baris */
echo "Halo";
?>

PHP Peka Huruf Besar/Kecil (Sebagian)

Nama variabel di PHP case-sensitive ($nama berbeda dengan $Nama), tetapi kata kunci seperti echo, if, dan nama fungsi tidak. Memahami ini menghindarkan Anda dari kebingungan.

Kesalahan Umum

  • Lupa titik koma di akhir pernyataan.
  • Salah menulis tag pembuka, misalnya <php tanpa tanda tanya.

Kesimpulan

Menguasai sintaks PHP dasar — tag, output, titik koma, dan komentar — adalah fondasi sebelum melangkah lebih jauh. Biasakan menulis kode yang rapi dan berkomentar agar mudah dipahami di kemudian hari.

Referensi: untuk penjelasan lebih mendalam, kunjungi dokumentasi resmi PHP (php.net).

Baca Juga

Ali Akbar

Software Developer yang fokus mengembangkan aplikasi berbasis Web dan Desktop. Senang mempelajari teknologi baru terutama di bidang web design dan web development.

View all posts by Ali Akbar →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *